Tips Membangun Keluarga Berencana di Tengah Pandemi Covid-19

Kalian Tau gak program Keluarga Berencana dan program yang serupa adalah GenRe atau Generasi Berencana? Kedua program itu mengajurkan kita untuk menikah, berkeluarga, dan merencanakan kehidupan untuk anak-anak kamu kelak. Nah berikut kami akan bagikan tips untuk kamu supaya keluarga yang anda miliki menjadi Keluarga Berencana sesuai dengan apa yang disarankan pemerintah. Karena dengan adanya Keluarga Berencana dapat menekan jumlah populasi dan tingkat kepadatan penduduk, nah sementara kita kesampingkan dulu mengenai asuransi motor ya hehehe… Inilah Tips Membangun Keluarga Berencana di Tengah Pandemi Covid-19 :

  1. Pakai kondom

Bagi Anda yang terbiasa suntik Keluarga Berencana setiap 1-3 bulan mungkin jadi khawatir jika harus menunda suntik Keluarga Berencana akibat wabah corona. Hal serupa tentu juga dirasakan oleh wanita yang harus cek IUD setiap 6 bulan sekali. Jika tidak memungkinkan untuk konsultasi ke dokter atau bidan, maka sebaiknya gunakan kondom setiap kali berhubungan seksual. Kondom lebih mudah didapatkan dan bisa membantu mencegah kehamilan, bahkan juga melindungi dari infeksi menular seksual.

Keuntungan lainnya, kondom dapat digunakan bersama dengan alat kontrasepsi lainnya. Jadi, Anda tidak perlu khawatir dengan efek samping yang mungkin muncul.

  1. Cegah kehamilan secara alami

Selain pakai kondom, Anda juga dapat menunda kehamilan secara alami dengan metode kalender, senggama terputus, atau amenore laktasi (bagi ibu menyusui). Ketiga metode tersebut sangat aman dan efektif mencegah kehamilan bila dilakukan dengan benar. Hal ini tepat bagi kamu yang ingin membangun Keluarga Berencana.

  1. Alternatif alat kontrasepsi

Kontrasepsi darurat (morning after pill) juga bisa menjadi alternatif pilihan bagi kamu yang ingin membangun Keluarga Berencana. Karena sifatnya darurat, jenis pil Keluarga Berencana ini harus diminum sesegera mungkin setelah berhubungan seksual agar tidak terjadi kehamilan. Kontrasepsi ini juga bisa digunakan oleh semua wanita, baik yang sehat maupun dengan kondisi kesehatan tertentu. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan pil Keluarga Berencana yang bisa didapatkan di apotek. Caranya, minumlah pil Keluarga Berencana saat haid dimulai dengan pil plasebo sesuai nama hari. Pil Keluarga Berencana harus diminum di jam yang sama dan teratur setiap hari untuk menurunkan risiko kehamilan.

Apabila Anda memiliki bayi usia 6 bulan atau mengidap gangguan kesehatan tertentu seperti diabetes, hipertensi, atau kanker payudara, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter. Dokter akan menyarankan jenis Keluarga Berencana yang cocok untuk Anda dan ampuh mencegah kehamilan di tengah pandemi virus corona COVID-19.

Dan untuk kamu yang saat ini telah menginjak umur 27, sepertinya tahun ini adalah waktu yang paling cepat buat kamu melakukan keseriusan dalam hubungan kamu. Begini ya, kalau kamu berkeluarga di umur 27, paling cepat kamu bisa punya anak pada usia 28 tahun. Nah, dengan demikian jika kita ambil usia pensiun adalah 55 tahun, kamu hanya punya waktu produktif selama 27 tahun.

Dengan asumsi itu, usia anak kamu tepat pada masa paling produktifnya. Kamu bisa pensiun dengan nyaman sambil melihat anak kamu kelak berada di pertengahan karirnya. Keluarga Berencana membuat kamu lebih nyaman bekerja dan memiliki masa depan yang aman.

Supaya lebih aman dan lebih terjamin, tidak ada salahnya kamu mulai cari-cari provider asuransi masa depan dan dana pensiun yang paling cocok buat kamu. Kalau bingun mana provider yang pas, pilih yang memiliki reputasi, testimoni, dan rating paling bagus. Buka aja insurtree.co.id buat cek provider asuransi mana yang paling banyak bintangnya! #JelasGampang deh!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *