IAPI mengusulkan kepada Garuda untuk memperluas Laporan Keuangan 2018

Hasil gambar untuk iapi garuda

Asosiasi Auditor Indonesia (IAPI) mengharapkan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) untuk memutuskan dari direktur untuk menyesuaikan anggarannya pada tahun 2018. Lembaga yang mendirikan perusahaan audit telah menetapkan bahwa ada sesuatu yang salah dengan anggaran.

“Usulan IAPI bahwa direksi Garuda menambah akun tahunan mereka pada 2018,” kata Presiden IAPI Tarkosunaryo (14/06/2016) kepada DetikFinance.

Tarko menjelaskan bahwa kelemahan Laporan Keuangan 2018 adalah bekerja sama dengan PT Mahata Aero Teknologi. Menurutnya, kerja sama baru ditandatangani pada Desember 2018, yang tidak dapat didaftarkan dan diakui sebagai pendapatan.

“Dengan Transaksi Garuda dengan Mahata pada $ 239 juta, ini bukan saatnya untuk menangkapnya di tahun yang sama.

Dia mengatakan masih ada hal-hal penting yang harus dilakukan Garuda sebelum kredit dikreditkan sebagai pendapatan. Alat pertama untuk melindungi Internet harus diinstal pada pesawat Garuda.

“Kedua, lisensi untuk Airbus dan Boeing harus keluar,” tambah Tarko.

Karena alat dan layanan Mahata ditempatkan di pesawat Garuda, masih ada banyak hal yang bergantung pada alam. Kontingensi adalah suatu kondisi, tetapi belum memungkinkan untuk menghasilkan keuntungan.

“Keberhasilan atau kegagalan rencana bisnis masih tergantung pada hal-hal ini,” jelasnya.

Menurut Tarko, pada akhir Desember 2018, hanya ada satu pesawat yang terhubung oleh Mahata ke koneksi Wi-Fi. Ini berarti bahwa hanya satu pesawat yang dapat menghasilkan pendapatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *